Tuesday, August 18, 2020

Delapan Belas Agustus (18-08)

 Tanggal dan bulan hari ini beberapa puluh tahun lalu, beta keluar Dari zona nyaman, tempat beta sembunyi selama 9 bulan beberapa hari. Benar! beta dikenal sebagai calon penjelajah semesta dan isinya.  Hadir sebagai penghuni semesta yang baru. Entah Semesta bersuka atau tidak, satu hal yang pasti menurut cerita yang beta dengar tiap kali menemui tanggal 18 Agustus "Mereka Bersuka". Bapatua, mamtua, ba'i, nene, bapa-mama yang lain, om-tanta, sepupu yang bersebelahan rumah (Kk Noldi, kk Nini, Kk Sry, kk Mexy) juga keluarga lain dan tetangga yang kebetualan ada saat beta benar-benar sah menjadi penghuni semesta yang baru. Tentu saja teriakan rempong  "Selamat ulang tahun dan kejutan-kejutan kecil yang menjengkelkan, tapi selalu bikin bahagia" penghuni rumah dan bapa-mama+ sepupu-sepupu usil yang bersebelahan rumah adalah pembuka hari yang wajib disetiap 18 Agustus. Selain itu, tentu saja telepon, vc, messagges (sms, wa, fb, ig) dr orang-orang tersayang yang ada di luar TTS atau diluar SoE juga menambah 1 warna pelangi di beta pung hidup setiap 18 Agustus semenjak telepon dan jenis medsos tersebut mulai exist dan familiar dengan kehidupan masyarakat. 

Karena sudah jadi kebiasaan setiap 18 Agustus, beta selalu merasa biasa saja. Pagi sampai sore (Waktu masih kuliah lebih sering sampai malam sih sebenarnya. Karena lebih sering ulang tahun itu tapaleuk keliling SoE dengan pals- Nistas dan Dede. Duduk-duduk disalah satu sudut kota SoE (Nistas dan Dede paling tahulah hahaha). Makan aneh-aneh(Jagung bakar pakai sambal yang pedas minta ampun, gorengan, mie, dan makanan aneh lainnya hahaha).  Benar! It's so simple birthday celebration, but it's so meaningful. Malamnya doa sama-sama dengan keluarga inti, saudara yang berdekatan tempat tinggal atau keluarga yang ada pas beta lahir (itu juga kalau mereka benar-benar free). Well, mari jujur. Itu pun kalau orang rumah sudah selesai masak, tapi yang berulang tahun masih keluyuran diluar, sudah pasti HP bisa meledak karena telepon masuk. Setelah dirumah, setelah doa, disela-sela makan, dengar lagi kisah pas beta dilahirkan yang berujung pada penerimaan setumpuk wejangan, dan olokan dari bersaudara yang lain. 

Kali ini, kebiasaan yang sama berulang. Tapi, benar-benar sonde sama persis seperti tahun-tahun sebelumnya. Yang pertama, bapatua dan mamtua dapat cucu pertama yang lahir di Atambua, 12 Agustus 2020. Cuma beberapa hari sebelum beta ulang tahun. Mungkin efek bahagia yang berlebihan, automatically, bapatua dan mamtua sibuk urus segala sesuatu untuk pergi lihat lagi "Dong pung cucu". Tapi, tetap dong masih ingat beta punya ulang tahun. Persiapan untuk doa seperti biasanya beres hahaha. 

Kedua, karena sejak wisuda 2017, salah satu pal (Nistas) memilih berdomisili di Bali, maka dari tahun lalu itu setelah sekolah langsung pulang rumah, makan, tidur, bangun, sengaja bantu mamtua dan yang masak kupas bawang atau ulik Lombok. Sonde ada lagi duduk-duduk di salah satu sudut kota SoE. Sungguh weird. Ketiga, meski bapatua dan mamtua sibuk, masih ada siblings, anak-anak les, dan anak-anak tetangga yang tempat mainnya dong di halaman rumah. Setelah bapatua, mamatua, siblings, sepupu dan bersaudara dong rempong kasih bangun dipagi hari dan kasih ucapan, beta bersiap diri kesekolah seperti hari biasanya. Begitu pulang sekolah disambut " karutu-karutu" yang sudah kumpul pagi untuk main. Jadi, begitu terlihat oleh dong serentak dong langsung paduan suara " Selamat ulang tahun kk Sun. Panjang umur serta mulia. TYM. Kado minta dipacar". Hahahahaha. Asli serasa berjodoh dengan anak-anak kecil. Dong benar-benar abaikan beta punya muka culas deng dong nih hahahah.

Keempat, bersyukur sangat sama Pencipta dan Semesta. Sejak diwisuda 2017, sonde butuh waktu lama untuk beta dapat kerja. SMK/SMP Kencana Sakti Haumeni. Ini tempat beta mengabdi sebagai seorang pengajar "Pembelajar". Hidup diantara berragam watak dan karakter dari siswa dan teman-teman guru itu unik. Benar sekali! Kadang ada rasa sonde suka satu dengan yang lain e (Karena hal-hal tertentu e). Omong kosong kalau beta bilang kami sonde pernah bertengkar. Bullshit! Kalo beta bilang kami sonde pernah baomong dibelakang satu dengan lainnya. Tapi, mengingat kerja sama-samanya kami untuk hal-hal yang langsung bersangkutan dengan sekolah, dong adalah rumah. 

Terutama, omong kosong kalau beta bilang kami sonde pernah cuek satu dengan yang lainnya. Ini hari, beta sendiri merasa " Dicuekin" (Sonde terbiasa bilang dicuekin heheh jadinya tulis ini kata juga rasa aneh sendiri hahaha). Ditengah cuek-cuek (Cuek ini hari sah. Sonde bertahan lama juh dong pung muka cuek dengan beta ini hari hahaha) beberapa teman guru rempong (sungguh beta jamin akan memilih kabur saat baganggu dengan dong hahaha) hari ini, diam-diam dong bikin kejutan yang alhasil bikin luntur beta punya lipstick dan bedak hahahaha. Bukan hanya itu, bahkan ada yang rela cuci ulang beta punya muka dengan rambut pakai mama lime/sunlight. Kasih tafru'uk beta punya rambut (lebih mirip habis diterjang badai daripada dapat kejutan ulang tahun e hahahaha). Kelima, semakin bertambahnya usia semakin bertambah pula doa dan ucapan dari keluarga, teman, kenalan, dan siapapun yang kasih ucapan secara langsung ataupun lewat bantuan media. Setelah dapat kerjain dari orang rumah papagi buta dan juga dari beberapa teman di sekolah, malamnya giliran anak-anak SDI Kobelete yang rempong parah. Dong punya ramai lebih dari waktu dong masih di SD. Sungguh beta benar-benar ngakak dengan dong punya ucapan dibalik dong punya kerempongan. Sebenarnya, jadi rempong itu saat Rio, si pemilik RSU Naibonat kasih ucapan "Selamat ulang tahun, ibu dosen".  Seperti dikomando, yang lain mengikuti. Belum lagi si bintang lapangan Odi mulia bersuara. Otomatis si "pemilik pertamina" Yand, yang terpendek diantara laki-laki waktu SD "Kate", dan yang lainnya mulia ikutan rempong. Asli yah meski benar sadar bahwa sudah " Tua" hahahaha masih tetapi merasa seorang anak berseragam putih merah. Terima kasih kekasih putih merah❤.

 Keenam, 18 Agustus kali ini semakin bertambah tingkat kesadaran yang membuat beta merasa sangat bersyukur terlahir sebagai seorang Sun. Terlahir sebagai putri seorang Lorens Naitboho (Petani) dan Rosalina Tkikhau (IRT). Terlahir sebagai kakak dari adik-adik manis baik yang dong punya bandel kadang lari lewat dong punya manis baik heheh. Entah, mungkin orang lain akan merasa trenyuh seandainya terlahir jadi beta. Memang benar, kadang ada pengeluhan.

Tetapi, terlahir sebagai seorang Sun, tanggal dan bulan hari ini beberapa puluh tahun yang lalulah yang membuat beta sampai dititik sekarang beta beridiri.  Karena sebagai seorang Sun, beta bisa sekolah di SD Inpres Kobelete, SMP Negeri 3 SoE, SMK Kristen SoE, STKIP SoE, dan bekerja di SMK Kencana Sakti Haumeni. Seandainya beta sonde terlahir sebagai Sun, belum tentu beta bisa jadi beta yang sekarang kan? Beta sonde akan kenal mereka yang luar biasa diberbagai bidang kehidupan wkwkwk, mereka yang berhati mulia, dan mereka-mereka yang beta kenal sekarang. Mungkin saja kalau terlahir sebagai orang lain beta pasti bisa lebih baik dari beta yang sekarang atau bahkan lebih buruk dari beta yang sekarang. Karenanya, sonde kurang lagi alasan untuk beta bersyukur. Bukan sudah merasa puas jadi beta yang sekarang ini. Masih ada mimpi-mimpi yang terus beta doakan. Itu semua karena tanggal dan bulan ini hari, beberapa puluh tahun yang lalu.

See?!! 

Ketujuh, Of course, apa yang mau beta bagi disini bukan tentang kejutan atau kado yang beta terima mengingat semua orang mungkin mengalami hal yang sama dihari ulang tahun meraka. Yang menarik untuk beta disetiap ulang tahun itu adalah DOA yang terselip diantara ucapan ulang tahun yang beta terima. Entah yang beta terima secara langsung, maupun yang beta terima lewat perantaraan media. "Semoga cepat dapat jodoh" hahahaha. Meski, tertawa beta bersyukur yah karena banyak yang mendoakan. Semua  yang kasih ucapan peduli dengan status singlenya beta diusia yang sekarang. Benar 18 Augustus Kali bikin sadar kalau beta sekarang ada dititik dimana sonde boleh bermain-main lagi dengan waktu, tapi sonde harus terburu-buru karena dikejar waktu. Beta ingat sebuah postingan di FB "Kalau ada yang bilang kau sebaiknya menikah karena sudah tua, tanyalah pada mereka apakah menikah menghentikanku dari bertambah tua?" Sederhana, tapi benar adanya. Bukan pembelaan diri atau semacamanya. Hanya saja belum waktunya hehehe. Lagian yah beta ingat satu ayat di Alkitab yang bilang kalau manusia dicipitakan secara berpasangan. Jadi,  kalau samapi sekarang beta masih single itu artinya "Dia" (siapapun dia) yang diciptakan jadi beta punya pasangan juga masih single hehe.

Kedelapan, diakhir dari ini tulisan baru beta ingat. Dari semua ucapan yang beta terima baik secara langsung, lewat telepon dan medsos ada satu ucapan yang paling singkat "Selamat tambah tua". Benar-benar sonde ada ucapan berkat atau doa dibelakangnya dan kentara ke terpaksa kasih ucapan alias sonde rela (minta maaf kalau sonde e hehehe). Karena speechless, beta sonde sempat bilang terima kasih. Entah nanti dibaca atau sonde tapi beta tetap mau bilang "Terima Kasih yang Terbaik dan Tersayang"

Juga sekali lagi terima kasih:

1. Pencipta dan Semesta

2 Bapatua, mamatua, siblings, keluarga

3. Brosis seangakatan SDI Kobelete

4. Brosis seangkatan SMPN 3 SoE

5. Brosis seangkatan SMK Kristen SoE 

6. Brosis seangkatan/sonde seangkatan STKIP SoE (Yang ada kaitannya dengan STKIP SoE)

7. Teman-teman dan seniors PPA IO 0642 Jireh SoE

8. Bapak/ibu guru SMP/SMK Kencana Sakti Haumeni

9. Para peserta didik 

10. Yang batetangga dong hehee

11. Siapapun yang kenal beta dan kasih ucapan.


SoE, 18 Agustus 2020


Sun 


Thursday, October 24, 2019

Karena Sang Pemilik kehidupan Tahu



Karena Sang Pemilik kehidupan tahu bahwa.....
Pribadi yang  rapuh ini  masih Sanggup “Berdiri sendiri”
Hati rapuh ini masih menggenggam erat yang pernah menjadi miliknya
Hati rapuh ini  masih  belum Sanggup melepaskan yang pernah hadir
Yang menjadi sahabat
Yang menjadi pelindung
Yang kemudian pergi dalam keabadian

Karena Sang Pemilik kehidupan tahu bahwa.....
Pribadi yang  rapuh  ini masih dikelilingi orang-orang berhati baik dan berbudi luhur
Pribadi yang  rapuh ini  masih Sanggup bertahan
Pribadi yang  rapuh  ini  masih Sanggup berjuang
Pribadi yang  rapuh ini masih belum benar-benar ada ditepian jurang yang dalam

Karena Sang Pemilik kehidupan tahu bahwa....
Akan ada waktu dimana pribadi yang rapuh  ini tak sanggup lagi berdiri sendiri
Akan ada waktu dimana hati rapuh ini ikhlas melepaskan yang masih tergenggam erat, yang pernah hadir

Karena Sang Pemilik kehidupan tahu.....
Saat yang tepat untuk mengulurkan tanganNya
Meraih Pribadi yang  rapuh ini
Mendekap dengan erat dalam hangat kasihNya

Karena Sang Pemilik Kehidupan tahu
Apa yang dibutuhkan pribadi yang rapuh ini
Tak diberiNya sesuai keinginan hati rapuh ini
Karena Sang pemilik kehidupan tahu
Keinginan hati rapuh dari pribadi yang rapuh ini
Kan membawa penyesalan berkepanjangan
Karena Sang Pemilik kehidupan tahu....

Tuesday, October 8, 2019

SoE, Kota Kecil Nan Indah




Dinginmu…. Dingin yang kurindukan
Sunyimu….ketenangan bagiku
Sejuta kenangan tercipta
Diantara dingin dan kesunyianmu

Keramahan penghunimu….
Memberi kehangatan ditengah dingin dan sunyimu
SoE….kota kecilku kau akan selalu dikenang
Tak hanya oleh anak pribumimu

Alammu…. indah
Melebihi tubuh seorang gadis rupawan
Melahirkan cinta bagi siapapun
Yang tanpa sengaja melirikmu

SoE....kota kecilku
Tetaplah dengan keramahanmu ditengah kesunyian,
Kehangatanmu dibalik dingin tubuhmu
dan keindahanmu yang terselubung dibalik kecilnya tubuhmu


Doa Seorang Guru






Tuhan….esok aku akan pergi lagi
Bertemu mereka
Membimbing dan mendidik mereka para muridku
Aku tak bisa menjadikan mereka pandai dalam sekejap

Terkadang aku merutuki mereka
Bila tak mendengarkanku
Terkadang mereka membuatku marah
Rasanya tak ingin lagi aku mendidik dan membimbing mereka

Tuhan….tolong beri aku kesabaran
Untuk tetap bersama mereka
Beri mereka keinginan dan kemauan
Untuk terus belajar demi masa depan mereka

Monday, March 4, 2019

Harapan Sebuah Buku



Ku dengar bisikan
Perlahan kubuka mataku
Gelap yang terlihat
Siapakah mereka?


Hai! Apakah ini perpustakaan?
Oh….ada yang bertanya padaku
Dengan lemah aku mengiyakan
Kami pendatang baru! Jawab mereka

Dalam hati aku berharap
Semoga mereka tak sepertiku, menjadi tua dan berusang
tak pernah disentuh apalagi dibaca
Debu menjadi sahabat setiaku




Wednesday, December 26, 2018

Natal Bersama Sahabat Putih-Merah

Selasa, 25 Desember 2018 sekumpulan anak muda berkumpul bersama dan mengeksekusi rencana reuni yang selalu dibicarakan dalam chatting, sekaligus merayakan Natal (Reuninya tanggal 25 yah guys, jadi masih dalam suasana Natal). Yaps….reuni sahabat masa kecil selama 6 tahun.  Yang artinya saatnya penggabungan kisah masa kecil dan masa tua (hehehe). Bertempat di rumah salah seorang sahabat, semuanya sepakat untuk reuni. Waktu yang ditetapkan pada awal pembicaraan itu jam 3 Sore. Kenyataanya, hampir semua yang hadir di reuni datang lebih awal untuk masak dan mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan. Terlihat jelas kesibukan mereka saat aku mampir sebentar lalu pergi lagi (wuahahaha).


Bagaimana awalnya hingga bisa ada reuni sahabat masa kecil ini? Well…ini semua berawal dari Rano. Karena rasa persahabatan dan kebersamaanya yang tinggi, Rano mulai mencari dan mengumpulkan satu persatu sahabat-sahabat masa kecil ini. Dia membentuk  group WA dan memasukan semua sahabat yang berhasil dia dapatkan informasi/kontak mereka. Dari obrolan-obrolan di group yang kebanyakan adalah candaan, akhirnya 25 Desember menjadi hari reuni kami. In fact, ada beberapa yang memilih keluar dari group sih. Mereka punya alasan sendiri. Meski demikian, mereka stay connected. Alhasil, begitu hari H reuni mereka ada. Bahkan, sahabat yang belum tergabung di group juga hadir. 

Banyangkan saja rasanya bertemu kembali dengan sahabat-sahabat yang pernah sekelas denganmu di masa putih-merah. Jujur saja, bayangan mereka diwaktu kecil mulai muncul satu persatu layaknya tanyangan iklan di TV. Bayangan beberapa sahabat terutama yang bertetangga denganku terekam dengan baik di memori. Fisik dan watak mereka, kebaikan dan keburukan, rasa sayang sahabat, ego, kelucuan mereka, kepatuhan mereka terhadap guru yang rasanya lebih sedikit dibanding kenakalan mereka ( hahaha), dan masih banyak lagi yang tak sempat muncul di benak.  Mereka yang lain, bayangan mereka muncul samar-samar ibarat cahaya redup lampu jalan di malam hari. Mereka yang lain terlupakan, bahkan tak terpikirkan atau muncul di benak sama sekali. Baru benar-benar ingat rupa mereka waktu masih kecil pas reuni kemarin. Penampilan mereka 3000 X berbeda dengan masa kecil dulu. Bahkan beberapa sudah berpredikat orang tua. Yang belum berpredikat orang tua pun sudah bergelar pacarnya si A, pacarnya si B hahaha. Namun, tetap saja rasanya kami masih sekumpulan anak berseragam putih-merah di reuni kemarin (Hahaha).
 
Sebenarnya, ini bukan pertama kali reuni untukku yah….sebelumnya aku dan beberapa sahabat sudah 2 kali reuni di acara nikahnya 2 sahabat kami. Tapi, rasanya…..this is the real one that everyone called it reunion, however not all of us could attend the reunion because of their activities and distance. Well…..berlangsung dari pagi, reuni kali ini spesial. Kenapa spesial? Pertama, banyak sahabat yang menyisihkan waktu ditengah kesibukan mereka untuk hadir. Mereka yang sibuk dengan pekerjaan dan keluarga untuk beberapa saat kembali lagi ke masa kecil mereka sebagai anak Sekolah Dasar. Kedua,  ada ”lundir” (Lunch and dinner)/ mami (makan/minum) yang semuanya disiapkan para sahabat kecil (yang sudah pada besar semua sekarang hahaha…). Sebelumnya ada semacam “Petuah” (hehehe) dari Rano selaku admin group dan doa bersama. Berikut, ada sumbangan lagu dan joget dari beberapa sahabat boys.  Dengan diiringi irama orgen yang dimainkan oleh Jecon dan Rio secara bergantian, suara nyanyian dan dancing mereka berhasil mengocok perut (Ahhh….belakangan rasanya semuanya minus si pemilik rumah ikut bernyannyi termasuk Cha dan Boy yang muncul paling akhir). 

Kisah dari beberapa sahabat yang masih mengingat beberapa kejadian lucu dimasa kecil jadi bagian yang tak terpisahkan dari reuni kami. Wesly yang bercerita tentang pak Tefa dan belimbing. Joni, Ardo, Nara, dengan cerita tentang kenakalan mereka ketika kecil dulu. Oddie, Yand, Kate dengan kisah cinta monyet/ sahabat masa kecil yang mereka sukai dulu (Oddie, Yand, Kate….maaf maaf maaf). Jemz, Jekson, Ima, Defrit dan Engki si pemilik rumah yang terlihat seperti mendengarkan dengan tenang, namun mampu membuat semua yang hadir memegang perut jika sekali membuka mulut. Oh yah….dan yang tak terlupakan the girls. Rini, Yuan, Noni yang menjadi ibu dapur di reuni kemarin. Ada juga Angel dan Boy yang rasanya sulit sekali bersua dengan mereka meski kami tetanggaan. 

Hmmmm……our stories will never meet an end. Kisah kami rasanya tidak akan habis bila dituliskan atau bahkan dituturkan. Reuni….sahabat masa putih-merah. Sahabat masa putih-merah….sahabat saling menggoda, sahabat bola kaki, sahabat main kelereng, sahabat main gambar, sahabat kasti, sahabat boy, sahabat gala Asing, sahabat sikidoka, sahabat tali merdeka, sahabat congkak, sahabat injak kaleng, sahabat kayu do’i.


Big thanks to:
1.       The house owner-Engki yang sudah bersedia rumah barunya dipakai reuni,
2.     All beloved buddies (Ardo, Defrit, Jecon, Jekson, Jemz, Joni, Kate, Nara, Noni, Odie, Rano, Rini, Rio, Wesly, Yand, Yuan) yang sudah datang pagi dan capek masak,
3.       Angel, Boy, Cha, Ima yang akhirnya muncul dan buat acara reuni semakin tambah ramai.

   Love you all….Guys... and Merry Christmas


Only God and us know

 Only God and us know Seberapa jauh "kita bersama jatuh dalam dosa" Lalu, apakah menutupi dosa dengan menyalahkan salah 1 diantara...